Selasa, 31 Januari 2012

Ciri-cici fisik seseorang yang rajin menunaikan sholat


Ciri-cici fisik seseorang yang rajin menunaikan sholat


Secara khusus, kita tidak bisa menebak secara pasti sholatnya seseorang, apakah rajin sholat, jarang sholat, atau malah tidak pernah sholat sama sekali. Karena yang tahu pasti hanya Allah dan seseorang itu sendiri, serta orang dekatnya. Namun begiru kita tetap bisa melihat tanda-tanda seseorang rajin sholat dengan ciri-ciri fisik tubuhnya.


Berikut adalah Ciri-cici fisik seseorang yang rajin menunaikan sholat :

1. Kening berwarna Hitam atau kehitaman
Sudah bukan Rahasia lagi bahwa kening berwarna hitam atau kehitaman menandakan bahwa seseorang rajin sholat. Alasanya logis, karena setiap sholat, keningnya akan selalu menyentuh alas sholat setiap kali sujud. Dalam sehari, seseorang yang rajin sholat wajib keningnya bisa menyentuh alas sholat hingga 17 kali, itupun masih belum ditambah dengan sholat sunah yang jumlahnya 2 kali setiap sholat. maka jangan heran jika orang yang rajin sholat keningnya bisa berwarna hitam atau kehitaman.

2. Tembolok kaki kiri sebelah kiri agak menonjol dan berwarna kehitaman
Alasan ciri-ciri fisik ini hampir sama dengan alasan alasan ciri-ciri nomer satu. Setiap Tasyahud sholat (baik awal maupun akhir), posisi kaki kiri akan menjadi tumpuan, sehingga tembolok kaki kiri sebelah kiri akan mendapat banyak tekanan dibandingkan kaki kanan. Sehingga tembolok kaki kirinya akan sedikit membesar dan berwarna kehitaman, padahal Seseorang yang rajin sholat dalam wajib dalam satu hari bisa sampai delapan kali tasyahud.

3. Wajahnya nampak bersih dan cerah
Seseorang yang rajin Sholat mukanya akan nampak bersih dan cerah, hal ini karena setiap hari, mukanya selalu dibasuh dengan air Wudlu hingga lima belas kali sehari (dalam satu kali wudlu, muka dibasuh sebanyak tiga kali), sehingga kotoran yang menempel di wajahnya akan selalu terhapus setiap masuk waktu sholat.

Itulah tiga ciri-ciri fisik seseorang yang rajin sholat, Walaupun begitu, ciri-ciri di atas hanya berlaku secara umum, dan tidak selalu tepat.

“(Pembatas) antara seorang muslim dan kesyirikan serta kekafiran adalah meninggalkan shalat.” HR. Muslim

Lalu, Masih inginkah engkau melalaikan Sholatmu ?

Sumber: http://www.tahukahkamu.com/

Rabu, 25 Januari 2012

Inilah Beberapa Tanda Serangan Jantung Akan Muncul



Inilah Beberapa Tanda Serangan Jantung Akan Muncul



Serangan jantung (jantung koroner) kini tak hanya menyerang usia tua tapi juga orang-orang muda. Serangan jantung ini bukan datang tiba-tiba karena sebelum serangan itu muncul sudah ada tanda-tanda yang disampaikan tubuh.

Tapi tanda-tanda ini memang sering diabaikan orang. Bahkan menurut penelitian dari MiDAS di Milan, Italia tahun 2006, hampir sekitar 52 persen penderita penyakit jantung koroner tidak mengalami keluhan nyeri dada atau sering disebut dengan silent ischemia.

Dilansir dari MayoClinic, penyakit jantung koroner adalah suatu penyakit akibat penyempitan atau tersumbatnya pembuluh darah arteri koroner, yaitu pembuluh darah yang akan mengalirkan darah dengan membawa sari makanan dan oksigen yang dibutuhkan otot jantung agar bisa berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh.

Jantung manusia memompa darah ke seluruh tubuh secra konstan yaitu sekitar 4-5 liter darah setiap menitnya. Karena itu jika aliran darah tersebut tidak lancar bisa mengakibatkan kerusakan otot jantung yang menyebabkan gangguan pompa jantung (gagal jantung) dan kematian.

Pemicu serangan jantung antara lain olahraga yang berlebihan, marah yang mengeluarkan banyak emosi atau kegiatan lain yang dilakukan secara berlebihan.

Menurut Dr M. Taufik Arifin Pohan, SpJP seperti dilansir dari tulisannya di detikHealth, setidaknya ada 5 tanda serangan jantung yang harus diwaspadai:

1. Rasa tertekan (serasa ditimpa beban, sakit, terjepit dan terbakar) yang menyebabkan sesak napas dan tercekik di leher.
2. Rasa sakit ini bisa menjalar ke lengan kiri,leher dan punggung.
3. Rasa sakitnya bisa berlangsung sekitar 15-20 menit dan terjadi secara terus menerus.
4. Timbul keringat dingin, tubuh lemah, jantung berdebar dan bahkan hingga pingsan.
5. Rasa sakit ini bisa berkurang saat sedang istirahat, tapi akan bertambah berat jika sedang beraktivitas.

Beberapa cara bisa dilakukan untuk mencegah serangan jantung seperti menjaga kadar lemak darah kolesterol, menjaga tekanan darah agar terkontrol, berhenti merokok, menghindari makanan berlemak, mencukupkan konsumsi sayur dan buah, berolahraga teratur, mengurangi berat badan serta mengurangi stres.
by : Jundipri
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...